Manusia dan keadilan

Saya pernah menjadi korban ketidakadilan dari teman-teman saya. Pada saat diskusi kelompok, lalu saya mengeluarkan pendapat tetapi pendapat saya di abaikan oleh teman-teman saya. Sepertinya tidak adil bagi saya. Padahal seharusnya aturan untuk mengeluarkan pendapat ada didalam suatu kelompok itu sangat wajar. Disini saya merasa tidak mendapatkan hak saya. Akhirnya saya bertanya kepada teman saya kenapa pendapat saya di abaikan..

Membicarakan tentang keadilan mungkin sangat sulit untuk menjalani atau menjalankan sebuah keadilan, apa lagi dengan pola pikiran orang yang bermacam-macam rupa. Seperti, dimana ada orang baik pasti ada juga orang jahat, dimana ada orang kaya pasti ada juga orang miskin. Kedua contoh kalimat diatas merupakan sebagian contoh dari berbagai kehidupan disekeliling kita yang mencakup dari empat sifat/karakter yang berbeda-beda, yaitu baik, jahat, kaya dan miskin.

“Hidup ini tidak adil!” kata-kata inilah yang biasa kita dengar ditelevisi (biasanya sih disinetron,hehehe) atau biasa kita dengar disekeliling kita pada saat orang mengeluh dan merasa frustasi. Sekarang kita sering lihat ditelevisi tentang minimnya keadilan dinegara kita, contohnya saja dalam berbagai masalah kasus dari hukuman, pembagian harta gono gini, ataupun yang sering kita dengar dengan sengketa tanah.

Pada waktu saya masih berkerja di ancol sayapun pernah menjadi korban ketidak adilan yang diberikan oleh pimpinan saya, waktu itu saya sudah berkerja selama 1tahun. semua ini berawal pada saat saya menjabat sebagai kasir tambahan untuk sebuah event lebaran dan tahun baru, yang namanya kasir tidak mungkin bisa mengelak apabila mengalami kekurangan setoran/nombok karna dengan keadaan dan situasi yang ramai. Dan pada saat itu ada  teman saya yang baru masuk 5bulan sudah dipegang kepercayaan untuk menjadi kasir tambahan juga, sampai pada suatu saat ada pemilihan untuk menjadi kasir tetap karena ada sebagian kasir yang akan dipindahkan ke unit lain.

Pada saat pemilihan ada sebagian teman dan pimpinan saya mendukung dan ikut memilih saya, tetapi dilain pihak ada pimpinan yang tidak setuju jika saya menjadi kasir dan lebih memilih temen saya dengan alasan kalau saya seorang mahasiswa yang masih kuliah dengan jadwal regular sedangkan tempat kerja saya menerima kerja sift-siftan dan bisa diatur jika salah satu pekerjanya masih kuliah. Tapi pimpinan yang satu ini tetap ngotot kalau teman saya yang layak menjadi kasir dibanding saya, saya merasa ini tidak adil karna saya yang sudah berkerja selama 1tahun merasa diloncati dengan anak yang baru masuk kerja 5bulan.

Dalam bidang hukum suatu keadilan sangat berperan penting karena suatu keputusan yang diambil haruslah adil bagi kedua belah pihak. Banyak kasus sidang yang menghasilkan keputusan yang tidak adil bagi korban maupun terdakwa, contohnya saja kasus revaldo yang tertangkap saat mengkonsumsi narkoba dan hakim memutuskan revaldo dihukum penjara selama 7tahun dan denda 1milyar dengan dakwaan sebagai pemakai dan pengedar. Revaldo yang menerima hukuman itu merasa tidak adil karena dia hanya seorang pemakai bukanlah sebagai pengedar, dengan adanya keputusan ini revaldo ingin mencoba naik banding agar hukuman yang dia terima lebih ringan.

Contoh lain dari sebuah ketidak adilan adalah seringnya perdebatan dan perebutan sengketa tanah antara pemilik bangunan dan yang merasa pemilik tanah. Berita sengketa tanah yang belum lama ini adalah orang-orang yang tinggal di lahan kosong di pulo mas yang digusur untuk membangun sebuah apartemen. Mereka merasa dirugikan dan diperilakukan tidak adil, karena mereka sudah tinggal dan menetap lama dilahan itu dan pada saat penggusuran mereka tidak diberikan waktu untuk pindah atau mencari tempat tinggal lain. Sampai pada saat penggusuran mereka tidak pindah dan mereka meminta ganti rugi tempat tinggal yang layak karna bangunan rumah mereka sudah dihancurkan secara paksa.

Berbicara soal keadilan memang tidak ada habisnya karena didunia ini manusia harus dihadapkan dengan suatu pilihan yang tentu saja disetiap pilihan itu memiliki resiko maupun dampak akibatnya. Rakyat Indonesia bisa dibilang belum mendapatkan arti dari sebuah keadilan yang sudah dijanjikan presiden dan para mentri maupun pemerintah karena sampai sekarang rakyat belum bisa dibilang makmur dalam bidang ekonomi maupun bidang-bidang yang lainnya.

Dahulu seorang calon presiden maupun partai mamiliki visi, misi dan janji untuk memakmurkan kesejahteraan rakyatnya maka dengan iming-iming itupun rakyat memilih seorang pemimpin yang peduli akan rakyatnya. Sampai seseorang terpilih menjadi presiden atau pemimpin rakyat belum bisa mendapatkan kesejahteraan yang mereka inginkan dan peminpin iti janjikan, rakyat merasa tidak mendapatkan keadilan dari seorang presiden maupun pemerintah seprti yang mereka janjikan dahulu pada saat pemilihan umum.

Rakyat meminta keadilan kepada seorang pemimpin negara karena dahulu mereka memilih atas dasar iming-iming, janji-janji dan sejumlah uang yang diberikan oleh segelintir orang dari tim sukses calon pemimpin. Sampai sekarangpun kenapa sering ada aksi demo itu karena adanya rasa kesal dari rakyat yang sudah bosan dengan janji-janji palsu para pemimpin yang hanya cuma bisa mengumbar janji tanpa bisa mereka tepati, sampai-sampai ada yang namanya hari buruh internasional buruh sedunia.

Hari buruh internasional sedunia diadakan karena dengan adanya hari buruh intenasional sedunia semua buruh didunia bisa menunjukan atau mengapresiasikan keinginan mereka untuk berbagai macam keluhan, dengan cara beraksi demo besar-besaran para pendemo bisa menyatakan keinginan agar apa yang mereka inginkan itu  tercapai yaitu keadilan, dari kenaikan gaji sampai perubahan status pekerjaan yang tadinya hanya pekerja kontrak menjadi pekerja tetap.

Para pekerja berdemo ingin meminta keadilan dari tempat mereka berkerja yang merasa selama mereka berkerja belum mendapatkan keadilan. Ada pekerja yang ingin meminta kenaikan gaji karena selama kerja ditempat itu mereka belum merasakan mendapat kenaikan gaji padahal mereka sudah mengabdi dan berkerja selama puluhan tahun. Dan banyak juga pekerja yang ingin meminta kejelasan status kerja mereka, karena mereka yang sudah berkerja bertahun-tahun bahkan belasan tahun masih saja menjadi pekerja kontrak dan belum diangkat menjadi pekerja tetap apa lagi naik jabatan.

Semua pemberitaan diatas hanya semata-mata semua orang ingin mendapatkan suatu keadilan, karena dengan keadilan sebagian orang beranggapan bisa merasakan kebahagiaan dan diri merekapun merasa dihargai atas apa yang mereka berikan dan mereka tunjukan itu bisa berguna untuk banyak orang. Dengan adanya keadilan dapat menciptakan sebuah keseimbangan hidup antara kalangan orang atas dan kalangan orang bawah.

Jadi kita sebagai orang harus bisa berikap adil dengan sesame manusia, dengan keadan dan situasi, juga dalam mengambil keputusan, walau berat untuk kita mengambil keputusan dan bersikap adil karena dengan adanya keputusan kita harus bisa adil.