Manusia dan kebudayaan

Banyak sekali kebudayaan di indonesia yang sangat menarik yang saya liat. Salah satunya adalah kebudayaan dipulau bali. Bali mempunyai keunikan dan dikenal dengan surganya para turis. Ada satu hal yang ingin saya pelajari yaitu tarian kecak. Dari dulu saya ingin sekali mempelajarinya, tapi sayang saya tidak bisa. tapi suatu saat nanti saya pasti akan mencobanya karena itu hal unik buat saya..

 

Kebudayaan Indonesia dapat didefinisikan sebagai seluruh kebudayaan Indonesia pada tahun 1945. Seluruh kebudayaan lokal yang berasal dari kebudayaan beraneka ragam suku-suku di Indonesia merupakan bagian integral daripada kebudayaanIndonesia. lokal yang telah ada sebelum bentuknya nasional

Selain itu bila kita mencermati pandangan masyarakat Indoenesia, tentang kebudayaan Indonesia, mereka membagi menjadi dua pandangan kelompok :

 

1. Kelompok pertama yang mengatakan kebudayaan Nasional Indonesia belum jelas, yang ada baru unsur pendukungnya yaitu kebudayaan etnik dan kebudayaan asing. KebudayaanIndonesiaitu sendiri sedang dalam proses pencarian.

 

2. Kelompok kedua yang mengatakan mengatakan Kebudayaan Nasional Indonesia sudah ada. pendukung kelompok ketiga ini antara lain adalah Sastrosupono. Sastrosupono. Sastrosupono. Sastrosupono mencontohkan, Pancasila, bahasa Indonesia, undang-undang dasar 1945, moderenisasi dan pembangunan (1982:68-72).

 

Selanjutnya, walau KebudayaanIndonesiaberaneka ragam, namun pada dasarnya terbentuk dan dipengaruhi oleh kebudayaan besar lainnya seperti kebudayaan Tionghoa, kebudayaanIndiadan kebudayaan Arab. KebudayaanIndiaterutama masuk dari penyebaran agama Hindu dan Buddha di Nusantara jauh sebelumIndonesiaterbentuk. Kerajaan-kerajaan yang bernafaskan agama Hindu dan Budha sempat mendominasi Nusantara pada abad ke-5 Masehi ditandai dengan berdirinya kerajaan tertua di Nusantara, Kutai, sampai pada penghujung abad ke-15 Masehi.

 

Kebudayaan Tionghoa masuk dan mempengaruhi kebudayaanIndonesiakarena interaksi perdagangan yang intensif antara pedagang-pedagang Tionghoa dan Nusantara (Sriwijaya). Selain itu, banyak pula yang masuk bersama perantau-perantau Tionghoa yang datang dari daerah selatan Tiongkok dan menetap di Nusantara. Mereka menetap dan menikahi penduduk lokal menghasilkan perpaduan kebudayaan Tionghoa dan lokal yang unik. Kebudayaan seperti inilah yang kemudian menjadi salah satu akar daripada kebudayaan lokal modern di Indonesia semisal kebudayaan JawaBetawi. dan

Kebudayaan Arab masuk bersama dengan penyebaran agama Islam oleh pedagang-pedagang Arab yang singgah di Nusantara dalam perjalanan mereka menuju Tiongkok.

Jadi menurut saya, dari tulisan ini, saya mengambil dua kesimpulan.

1.Kesimpulan yang pertama adalah seperti pendapat kedua bahwa Kebudayaan Nasional

Indonesiaitu sudah ada dan memisahkannya dari kebudayaan yang ada diIndonesia. Alat pengindentifikasiannya adalah wujud ide dan wujud material.

2. Kesimpulan yang kedua adalah keanekaragaman yang ada di KebuyaanIndonesiaini sebenarnya bersumber atau berawal dari kebudayaan besar yang katanya berasal dari luar Kebudayaan kita, dan yang seperti saya tuliskan dalam artikel ini.