Manusia dan kegelisahan

Sewaktu masa SMA pastilah semua orang termasuk saya merasakan UN(ujian nasional). Sedikit yang bisa saya ceritakan disini bahwa pada saat menunggu hasil kelulusan, perasaan yang saya rasakan adalah cemas, khawatir, dan tidak sabar untuk melihat hasil ujian saya. Rasa gelisah yang saya rasakan pastinya dirasakan juga oleh anak SMA lainnya. Setelah hasil di umumkan, ternyata saya lulus dan mendapatkan nilai yang sangat memuaskan. Maka perasaan cemas dan gelisah yang saya rasakan tadi sudah mulai berkurang. Bahkan tidak ada lagi rasa gelisah yang saya rasakan..

Kegelisahan adalah hal yang wajar yang bisa kita dapatkan termasuk juga saya selalu dan bahkan sering mengalami kegelisahan. Pada dasarnya kegelisahan itu hadir karena rasa yang tidak percaya dan tidak nyaman antara diri dan hati dan juga persaan kita di dalamnya.

Kegelisahan juga terbagi beberapa yaitu:

  1. Kecemasan Obyektif
  2. Kecemasan neorotis
  3. Kecemasan Moril

Kecemasan bila sering terjadi akan menjadi seperti penyakit yang bisa menganggu hari hari kita yag mana bila tidak diatasi akan berbahaya. Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk mengatasi rasa kegelisahan itu,

Apa bila kegelisahan itu didiamkan maka yanga akan terjadi adalah rasa keterasingan di dalam diri sendiri, bahakan dimasyarakat yang bisa berakibat tidak normalnya sosialisasi yang terjadi dalam masyarakat yang menagkibatkan sulitnya berkomunikasi dan terhanbatabnya pergaulan yang terjalin.

Masalah hal ini bisa menyebabkan kegalauan dalam diri kita yang bisa meneyebabkan kesepian, ketidak pastian dll. Yang mnyebabkan kejiwaan kita terganggu.