Assalammualaikum Wr.Wb.

Apa yang anda ketahui tentang internet? hmm yup, pastinya saya yakin bahwa kita semua sudah tau apa itu yang dimaksud dengan internet. Internet adalah sebuah jaringan komputer yang terdiri dari berbagai macam ukuran jaringan komputer di seluruh dunia mulai dari sebuah PC, jaringan-jaringan lokal berskala kecil, jaringan-jaringan kelas menegah, hingga jaringan-jaringan utama yang menjadi tulang punggung internet seperti NSFnet, NEARnet, SURAnet, dan lain-lain. Jaringan-jaringan ini saling berhubungan atau berkomunikasi satu sama lain dengan berbasiskan protokol IP (Internet Protocol, RFC 793) pada network layer-nya (layer ke 3 dari 7 layer OSI model) dan TCP (Transmission Control Protocol, RFC 791) atau UDP (User Datagram Protocol, RFC 768) pada transport layer-nya (layer ke 4), sehingga setiap pemakai dari setiap jaringan dapat saling mengakses semua service atau layanan yang disediakan oleh jaringan lainnya.

Akan tetapi, didalam menggunakan internet tersebut sudah pasti kan ada dampak negatif dan dampak positifnya. Nah, pada tulisan ini akan sedikit membahas tentang apa saja dampak negatif didalam menggunakan internet. Dampak negatif internet perlu kita waspadai , karena internet sama saja dengan media lain yang bisa membawa akibat berbeda tergantung penggunaan. Bagaikan pedang bermata dua, internet memiliki sisi bermanfaat dan tidak berguna bahkan buruk. Awalnya internet dibuat sebagai alat yang membantu manusia untuk menyebarkan berbagai data yang bersifat positif. Namun akhirnya penyimpangan terjadi juga, media internet digunakan sebagai alat untuk menyebarkan hal-hal yang bersifat merugikan dan dalam artian kata lain inilah yang disebut sebagai dampak negatif internet itu sendiri.

Mungkin ada banyak orang yang bertanya didalam hati “apa sajakah yang dimaksud dengan dampak negatif di internet?”. Secara kasat mata memang internet itu sering diidentikkan dengan dunia tersebarnya berbagai macam media pornografi, baik berbentuk tulisan macam cerita panas, gambar porno, maupun berbentuk video porno. Sebenarnya bukan hanya pornografi yang menjadi masalah dengan kehadiran internet. Masalah lain yang lebih rumit dan cenderung lebih merugikan orang lain juga turut ada pada media yang disebut-sebut tanpa batas itu.

Dari berbagai literatur yang bisa dilihat di internet sendiri, maka sebenarnya ada 5 hal dampak negatif internet bagi para penggunanya. Adapun ke-5 dampak negatif itu sendiri terdiri dari berbagai hal, dan dengan berbagai problem yang ditimbulkannya pula. Secara kategori ada 5 hal akibat negatif internet bagi para penggunanya. Berikut adalah 5 dampak negatif internet tersebut :

1. Cybersexual Addiction

Adalah obsesi untuk melihat, mendownload dan memperdagangkan pornografi. Chat rooms yang berisi fantasi dan role playing untuk dewasa juga termasuk dalam kategori ini.

2. Cyber-relational Addiction

Adalah keterlibatan yang berlebihan pada hubungan yang terjalin melalui internet (seperti melalui chat room dan virtual affairs) sampai kehilangan kontak dengan hubungan-hubungan yang ada dalam dunia nyata.

3. Net Gaming

Adalah sejenis kecanduan karena judi, bermain game, berbelanja dan kegiatan jual beli saham melalui internet yang mengganggu pekerjaan dan/atau mengakibatkan terjadinya kerugian dan akhirnya menyebabkan terlilit hutang.

4. Information Overload

Karena menemukan informasi yang tak habis-habisnya yang tersedia di internet, sejumlah orang rela menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengumpulkan dan mengorganisir berbagai informasi yang ada.

5. Computer Addiction

Riset menemukan bahwa beberapa organisasi mengalami dampak negatif sebagai akibat dari kecanduan akan games off-line (seperti Solitaire dan Tetris yang populer di dekade 1980-an lalu), yang memang rata-rata banyak di-install dalam komputer.

Selain itu, terdapat juga beberapa langkah atau cara untuk Mencegah Dampak Negatif Internet, Beberapa langkah untuk mencegah dampak negatif Internet terhadap masyarakat bisa dijabarkan sebagai berikut :

  • Dari sisi pemerintah dan masyarakat :

1. Mengontrol situs-situs Internet yang menyajikan informasi yang kurang mendidik bagi masyarakat. Situs porno dan kekerasan yang dapat merusak mental dan kepribadian anak-anak/remaja.

2. Pemakaian produk pihak lain secara legal, menghormati ide dan karya orang lain, membuat undang–undang HAKI (hak atas kekayaan intelektual), melakukan pengawasan terhadap hak cipta, hak paten, dan hak atas kekayaan intelektual lainnya untuk mencegah terjadinya pembajakan, plagiat, dan pemakaian melebihi lisensi.

  • Dari sisi Pemilik Situs, Network Administrator dan User :
1. Sebaiknya menggunakan layanan security seperti https, sftp, SSH, dll dibandingkan dengan http, ftp, telnet, dan lain-lain. Penggunaan email seperti S/MIME atau PGP juga perlu.
2. Menggunakan layanan firewall, proxy, ACL (Access List) atau tools lain yang bisa memblok situs-situs yang tidak diinginkan. Beberapa tools untuk pemakaian individual yang sangat bagus adalah TVGuardian dan Weemote. TVGuardian “The Profanity Filter” – secara otomatis mendeteksi dan menyaring ungkapan atau kata-kata kotor dan kata-kata kasar lainnya sementara kita menonton pertunjukan film atau televisi. Weemote – merupakan remote control TV yang dirancang untuk anak-anak. Selain penggunaannya mudah bagi anak-anak, remote ini juga memiliki karakteristik ‘parental control’ untuk memilih hanya channel-channel yang ingin dilihat oleh anak-anak.
  • Dari sisi User secara umum :
1. Tidak terlibat dalam cyber crime (kejahatan Internet) dan menjadi pelakunya, seperti cracker, carder, phreaker, dan flooder.
2. Pengguna harus logout / sign out jika login pada sebuah situs dan tidak langsung menutupnya dengan cara mematikan browser.
3. Penggunaan password secara aman :
# Panjang password minimal 9 karakter.
# Password sebaiknya tidak berhubungan dengan data pribadi pengguna, misalnya : nama istri, nama kecil, dll.
# Tidak merupakan kata-kata yang ada dalam kamus (dictionary word).
# Secara teratur mengganti password dalam jangka waktu tertentu.
# Tidak menyimpan password pada browser.
4. Tidak secara sembarangan memasukkan alamat email terhadap situs-situs yang dikunjungi.
5. Pemakaian Internet Security ( antivirus, antispyware, antispam, dan lain-lain).
  • Dari Sisi Orang Tua :
1. Letakkan komputer di ruang keluarga atau ruangan yang sering dilewati umum (sebaiknya tidak di kamar tidur anak).
2. Batasi waktu pemakaian komputer untuk anak.
3. Orang tua harus terlibat dan menyediakan waktu dengan anak-anak pada saat mereka sedang online.
4. Pelajari sebanyak mungkin tentang komunitas online, mungkin saja anak-anak lebih mengetahuinya dibandingkan orang tua.
5. Cari tahu mengenai software-software pemblokiran dan penyaringan situs-situs tertentu serta implementasikan.
6. Jika menggunakan komputer bersama dengan anak-anak, dan sengaja ataupun tidak sengaja telah mengunjungi suatu website yang sebaiknya tidak dikunjungi anak, sebaiknya menghapus alamatnya dengan cara menghapus history-nya, dengan langkah-langkah seperti di bawah ini:

  1. Klik Tools
  2. Pilih dan klik Internet Options
  3. Klik tombol Clear History pada jendela Internet Options
Masih banyak lagi cara-cara yang perlu diterapkan dalam mencegah dan mengurangi dampak negatif Internet terhadap masyarakat. Dari kelima jenis dampak negatif diatas, maka terlihat memang sangat kompleks masalah yang ditumbulkan oleh internet itu sendiri. Namun semua kembali kepada masing-masing pengguna internet itu sendiri yang harus meminimalisir berbagai resiko yang mungkin akan ditimbulkan oleh media tanpa batas, yang semakin hari, semakin banyak pula manusia di muka bumi menggunakannya.
Semoga info ini bermanfaat untuk kita semua😀.
Wassalammualaikum Wr.Wb.